Monday, January 19, 2015

Pesan Tuhan

Ketika AKU menciptakan langit dan bumi, AKU berfirman dan jadilah.Ketika AKU menciptakan pria, AKU membentuknya dan meniupkan nafas ke lubang hidungnya.

Tetapi engkau, wanita, AKU menghiasmu setelah aku meniupkan nafas kehidupan ke pria karena lubang hidungmu terlalu lembut. AKU membiarkan pria tertidur dengan nyenyak sehingga AKU dapat dengan sabar dan sempurna membentuk engkau.Pria AKU buat tertidur supaya dia tidak dapat mencampuri.

Dari satu tulang, AKU menghiasmu. AKU memilih tulang yang melindungi pria. AKU memilih tulang rusuk, yang melindungi jantung dan paru-paru juga mendukungnya, sebagaimana yang harus kamu lakukan. Dari satu tulang ini, AKU membentukmu dengan sempurna dan cantik.

Sifatmu adalah tulang rusuk, kuat tetapi lembut dan mudah patah. Engkau menyediakan perlindungan untuk organ paling lembut dari pria yaitu hati atau jantungnya. Jantungnya adalah pusat dari kehidupannya, paru-paru menggenggam nafas kehidupan. Tulang rusuk akan membiarkan dirinya patah sebelum ia mengijinkan kerusakan terjadi pada jantung. Dukunglah pria sebagaimana tulang rusuk melindungi tubuhnya.

Engkau tidak diambil dari kakinya untuk menjadi alasnya, tidak juga diambil dari kepalanya untuk menjadi atasannya. Engkau diambil dari sisinya, untuk berdiri disebelahnya dan dipeluk dengan erat.
Engkau adalah malaikat-KU yang sempurna. Engkau adalah gadis kecilku yang cantik. Engkau telah tumbuh menjadi wanita yang sempurna, dan mata-KU terpuaskan ketika aku melihat hatimu. Matamu...jangan mengubahnya. Bibirmu sangat cantik ketika mengucapkan doa. Hidungmu sangat sempurna dalam bentuk. Tanganmu sangat lembut untuk disentuh. AKU telah memberi perhatian pada wajahmu saat engkau tertidur. AKU menggengam hatimu dekat dengan hati-KU.

Dari semua yang hidup dan bernafas, engkau adalah yang paling mirip dengan AKU. ADAM berjalan bersamaku dihari dingin dan dia kesepian. Dia tidak dapat melihat ataupun menyentuh-KU. Dia hanya dapat merasakan-KU. Jadi semua yang AKU ingin Adam berbagi denganku, AKU membentuknya didalam kamu. Kekuatan-KU, kemurnian-KU, cinta-KU, perlindungan-KU dan dukungan-KU. Engkau adalah istimewa, karena engkau adalah perpanjangan tangan-KU.

Pria melambangkan citra-KU, sedangkan wanita melambangkan perasaan-KU. Bersama-sama kalian melambangkan TUHAN yang sejati. Jadi pria, perlakukanlah wanita dengan baik, cintailah ia, hormatilah ia karena ia lembut. Menyakitinya, berarti engkau menyakiti-KU. Apa yang engkau lakukan kepadanya, engkau melakukan-nya kepada-KU.

Wanita, dukunglah pria. Dalam kesederhanaan, tunjukkan kepadanya kekuatan perasaan yang telah AKU berikan kepadamu. Dalam kesunyian, tunjukkan kekuatanmu. Dalam cinta, tunjukkan kepadanya bahwa engkau adalah tulang rusuknya yang melindungi tubuhnya.

--------
sumber : femaleradio.com 

Sampaikanlah kepada para WANITA...

  1. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.
  2. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 lelaki soleh.
  3. Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk daripada 1,000 lelaki yang jahat.
  4. 2 rakaat solat dari wanita yang hamil adalah lebih baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.
  5. Wanita yang memberi minum susu kepada anaknya daripada badannya (susu badan) akan dapat satu pahala daripada tiap-tiap titik susu yang diberikannya.
  6. Wanita yang melayani dengan baik suami yang pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan mendapat pahala jihad
  7. Wanita yang habiskan malamnya dengan tidur yang tidak selesa kerana menjaga anaknya yang sakit akan mendapat pahala seperti membebaskan 20 orang hamba.
  8. Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suami yang melihat isterinya dengan kasih sayang akan dipandang Allah dengan penuh rahmat.
  9. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumahtangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 maalaikat dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat daripada yakut.
  10. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadat.
  11. Wanita yang memerah susu binatang dengan "bismillah" akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.
  12. Wanita yang menguli tepung gandum dengan bismillah", Allah akan berkatkan rezekinya.
  13. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di baitullah.
  14. Wanita yang menjaga solat, puasa dan taat pada suami, Allah akan mengizinkannya untuk memasuki syurga dari mana-mana pintu yang dia suka.
  15. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.
  16. Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat pada malam hari.
  17. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.
  18. Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid.
  19. Jika wanita melayan suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun solat.
  20. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempoh (2 1/2 tahun), maka maalaikat-maalaikat di langit akan khabarkan berita bahawa syurga wajib baginya.
  21. Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.
  22. Jika wanita memicit suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 tola emas dan jika wanita memicit suami bila disuruh akan mendapat pahala tola perak.
  23. Wanita yang meninggal dunia dengan keredhaan suaminya akan memasuki syurga.
  24. Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan mendapat pahala 80 tahun ibadat.

Hadis nabi mengenai wanita:
Doa perempuan lebih makbul daripada lelaki kerana sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki.Ketika ditanya kepada Rasulullah akan hal tersebut, jawab baginda, "Ibu lebih penyayang daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia".

Wallahua'lam..
Ya Allah, adakah aku ini hamba-MU yang layak untuk merindui syurgaMu.Tak t'daya rasanya menuju ke sana lantaran godaan syaitan & hawa nafsu.

Kekasih Standard vs Kekasih Sejati

Kekasih standard selalu ingat senyum di wajahmu
Kekasih sejati juga mengingat wajahmu waktu sedih


Kekasih standard akan membawamu makan makanan yang enak-enak
Kekasih sejati akan mempersiapkan makanan yang kamu suka


Kekasih standard setiap detik selalu menunggu telpon dari kamu
Kekasih sejati setiap detik selalu teringat ingin menelponmu


Kekasih standart selalu mendoakan mu kebahagiaan
Kekasih sejati selalu berusaha memberimu kebahagiaan

Kekasih standard mengharapkan kamu berubah demi dia
Kekasih sejati mengharapkan dia bisa berubah untuk kamu


Kekasih standard paling sebal kamu menelpon waktu dia tidur
Kekasih sejati akan menanyakan kenapa sekarang kamu baru telpon?


Kekasih standard akan mencarimu untuk membahas kesulitanmu
Kekasih sejati akan mencarimu untuk memecahkan kesulitanmu


Kekasih standard selalu bertanya mengapa kamu selalu membuatnya sedih?
Kekasih sejati akan selalu mananyakan diri sendiri mengapa membuat kamu
sedih?


Kekasih standard selalu memikirkan penyebab perpisahan
Kekasih sejati memecahkan penyebab perpisahan


Kekasih standard bisa melihat semua yang telah dia korbankan untukmu
Kekasih sejati bisa melihat semua yang telah kamu korbankan untuknya


Kekasih standard berpikir bahwa pertengkaran adalah akhir dari segalanya
Kekasih sejati berpikir, jika tidak pernah bertengkar tidak bisa disebut
cinta sejati



Kekasih standard selalu ingin kamu disampingnya menemaninya selamanya
Kekasih sejati selalu berharap selamanya bisa disampingmu menemanimu

HAKIKAT CINTA



Setiap individu pasti akan merasai cinta dan mencintai sesuatu. Cinta adalah perasaan halus yang dimiliki hati setiap manusia, dan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam Islam, cinta merupakan masalah utama dalam kehidupan dunia dan akhirat. Ini karena Islam sendiri merupakan agama yang berasaskan cinta. Sabda Rasullulah SAW.: “Tiga perkara yang apabila terdapat pada diri seseorang maka ia akan mendapat manisnya iman, yakni: Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai daripada yang lain; mencintai seseorang hanya karena Allah, dan benci untuk kembali kepada kekafiran sebagaimana ia tidak suka dilemparkan ke dalam neraka”(HR. Bukhari dan Muslim) .

Oleh karena itulah Islam menyeru kepada cinta, yaitu cinta kepada Allah, cinta kepada Rasulullah, cinta kepada agama, cinta kepada aqidah, juga cinta kepada sesama makhluk, sebagaimana Allah menjadikan perasaan cinta antara suami istri sebagai sebagian tanda dan bukti kekuasaan-Nya, firman Allah SWT: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (QS. Ar-Ruum: 21).

Jelaslah bahwa cinta adalah tanda kehidupan ruhani dalam aqidah orang mukmin, seperti halnya cinta juga menjadi dasar dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. Selain itu, iman dalam Islam ditegakkan berdasarkan cinta dan kasih sayang, sebagaimana terlukis indah dalam sabda Rasulullah SAW : “Demi Dzat yang diriku ada di tanganNya, kamu tidak akan masuk syurga sehingga kamu beriman, dan kamu tidak akan beriman dengan sempurna hingga kamu saling mencintai. Maukah aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang jika kalian lakukan kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR Muslim)

Dalam hadist diatas, Rasullulah SAW menegaskan bahwa jalan menuju ke syurga bergantung kepada iman, dan iman bergantung kepada cinta. Maka cinta adalah syarat dalam iman, rukun dalam aqidah, dan asas dalam agama.

Cinta dalam Islam adalah kaidah dan sistem yang mempunyai batas. Ia adalah penunjuk ke arah mendidik jiwa, membersihkan akhlaq serta mencegah atau melindungi diri daripada dosa-dosa. Cinta dapat membimbing jiwa agar bersinar cemerlang, penuh dengan perasaan cinta dan dicintai.

Sayangnya dalam kondisi saat ini, cinta yang lahir cenderung penuh hawa nafsu dan menyimpang daripada tujuan murni yang sebenarnya. Setiap saat, setiap hari kita dibuai dengan lagu cinta, dibuat terlena dengan tontonan kisah cinta yang menghanyutkan kita ke dunia khayal yang merugikan. Kini bahkan banyak yang menyalahartikan makna cinta sebenarnya, sehingga terdorong melewati batas pergaulan dan tatasusila seorang mukmin.

Untuk itu, renungkanlah sejenak hakikat kehidupan kita di dunia. Rasullulah SAW bersabda: “Tidak sempurna iman salah seorang dari kamu sehingga ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai diri sendiri.” Juga sabda Rasulullah, “Barang siapa ingin mendapatkan manisnya iman, maka hendaklah ia mencintai orang lain karena Allah.” (HR Hakim dari Abu Hurairah).

Ketika Arti Cinta Itu Datang

Ketika Aku menciptakan langit dan bumi. Aku berfirman dan jadilah.
Ketika Aku menciptakan pria, Aku membentuknya dan
meniupkan nafas kehidupan ke lubang hidungnya.
Tetapi engkau, wanita, Aku menghiasmu setelah Aku meniupkan nafas kehidupan ke
pria karena lubang hidungmu terlalu lembut.
Aku membiarkan pria tertidur dengan nyenyak sehingga Aku dapat dengan
sabar dan sempurna membentuk engkau. Pria Aku buat tertidur supaya dia tidak
dapat mencampuri.

Dari satu tulang, Aku menghiasmu.
Aku memilih tulang yg melindungi kehidupan pria.
Aku memilih tulang rusuk, yg melindungi jantung dan paru2 dan
mendukungnya, sebagaimana yg harus kamu lakukan.
Dari satu tulang ini, Aku membentukmu dengan sempurna dan cantik.

Sifatmu adalah seperti tulang rusuk, kuat tetapi lembut dan mudah patah.
Engkau menyediakan perlindungan utk organ paling lembut dari pria,
hati/jantungnya.

Jantungnya adalah pusat dari kehidupannya, paru2nya menggenggam nafas

kehidupan.
Tulang rusuk akan membiarkan dirinya patah sebelum ia mengijinkan
kerusakan terjadi pada jantung.
Dukunglah pria sebagaimana tulang rusuk melindungi tubuhnya.

Engkau tidak diambil dari kakinya utk menjadi alasnya, tidak juga diambil
dari kepalanya utk menjadi atasannya.
Engkau diambil dari sisinya, utk berdiri di sebelahnya dan dipeluk dengan erat.
Engkau adalah malaikat-KU yg sempurna.
Engkau adalah gadis kecilku yg cantik.
Engkau telah tumbuh menjadi wanita yg sempurna, dan mata-KU terpuaskan
ketika Aku melihat hati dan paras wajahmu yang cantik.

Matamu -- jangan mengubahnya.
Bibirmu sangat cantik ketika mengucapkan doa.
Hidungmu sangat sempurna dlm bentuk.
Tanganmu sangat lembut utk disentuh.
Aku telah memberi perhatian pada wajahmu saat engkau tertidur.
Aku menggenggam hatimu dekat dengan-KU.
Dari semua yg hidup dan bernafas, engkau adalah yg paling mirip dgn Aku.
Adam berjalan bersamaku di hari yg dingin dan dia kesepian.
Dia tidak dpt melihat ataupun menyentuh-KU.
Dia hanya dapat merasakan-KU.
Jadi semua yang aku ingin Adam berbagi denganku, Aku membentuknya di dalam kamu.
Kekuatan-KU, kemurnian-KU, cinta-KU, perlindungan-KU dan dukungan-KU.
Engkau adalah istimewa krn engkau adalah perpanjangan tangan-KU.

Pria melambangkan citra-KU dan wanita melambangkan perasaan-KU.
Bersama2... kalian melambangkan TUHAN yg sejati.
Jadi .......
Pria - perlakukan wanita dengan baik.
Cintailah dia, hormatilah dia, krn ia lembut.
Menyakitinya, berarti engkau menyakiti-KU.
Apa yg engkau lakukan kepadanya, engkau melakukan-nya kepada-KU.
Jika engkau menghancurkannya, engkau hanya menghancurkan hatimu sendiri,
hatimu .... yg juga hatinya.

Wanita, dukunglah pria. Dlm kesederhanaan, Tak pantas engkau sombong, angkuh dan tinggi hati padanya, karena kau terbuat dari tulang rusuknya tunjukkan kepadanya kekuatan, jadikanlah pria sabar dikala dia goyah dan kehilangan arah berikanlah
Dia perasaan yg telahku berikan kepadamu.
dalam kesunyian, tunjukkan kekuatanmu.
dalam cinta, tunjukkan kepadanya bahwa engkau adalah tulang rusuknya yg
melindungi tubuhnya.

Jadikanlah sebuah suasana begitu indah didalam setiap perjumpaan dan percakapanmu dengan pria. Dialah pelindungmu, dialah panutanmu, dialah pemimpin keluargamu dialah kalifah bagi dirimu dan seluruh dunia ini.

Ku jadikan pria dan wanita tidak lain adalah untuk berpasang-pasangan oleh karena itu cintailah cinta roh yang tak pernah menampakkan wujud tapi nyata adanya junjunglah sucinya cinta disetiap langkah dan doamu agar engkau mendapatkan kedamaian dan kebahagian didunia.   

“Seperti inilah aku menuangkan apa yang ada dihati dan pikiranku dalam sebuah kata-kata yang semoga membawa manfaat. Dan kupersembahkan kepada yang tercinta.

CREATED BY :

Taufan Yoga Hertayana,Skom

     Survey Departement / Data

terima kasih cinta...................
roh yang tak pernah mati dan tak akan mati yang selalu menemani setiap langkahku dan keluh kesahku yang selalu kusandarkan setiap rasa bahagia dan kecewaku sehingga sampai saat ini masih tetap tegap dan tegar berdiri menjalani hidup sampai sekarang ini yang selalu menjunjung sebuah sucinya cinta semoga selalu terjaga kesucian hatiku untuk ku persembahkan kepada yang tercinta dan yang mencintaiku untuk menemani jasadku sampai ajal menjemputku semoga tak ternoda adanya semoga abadi selamanya ”salam sayang dan cinta selalu untukmu yang selalu mencintaiku forever in my heart I belive you can understand with mylove without your love I can’t give better in my live”.

Bila malam ini kamu merasa sendiri yakinlah yang kamu butuhkan hanya seorang teman yang dapat membuat kamu dapat berbagi dan bila malam ini kau merasa bersedih yakinlah yang kamu butuhkan hanyalah seseorang yang dapat membuatmu tertawa dan tersenyum


Yakinlah kamu tidak sendiri karena banyak orang yang kini sedang merasakan seperti apa yang kamu rasakan jadi tetaplah tegar setegar matahari yang selalu memancarkan sinarnya walaupun hari mendung dan tetaplah seperti rembulan yang selalu menerangi malam walaupun terasa sunyi.

Kilasan Cinta

Cinta – sebentuk kata yang tetap saja mengguncangkan dunia, sedari masa Adam-Hawa, Yusuf-Zulaika, Samson-Delilah, Romeo-Juliet, hingga sampai masanya Cinta dan Rangga. Cerita cinta memang penuh romantika hingga tak lekang diperjalanan masa. Ia mendorong penakut menjadi pemberani, orang kikir menjadi dermawan, mencuci pikiran orang yang dengki, memfasihkan lidah orang yang gagap, membangkitkan keinginan orang yang lemah, merendahkan kehormatan para raja, menampakkan kehebatan para pemberani, gejolak menjadi tenang, akhlak dan kepribadian menjadi tertata, ada kegembiraan yang menari-nari didalam jiwa dan kesenangan yang bersemayam di dalam hati.
Ya, cinta … apapun kisahnya, tetap segar dihadapan mata.


Menghindari Cinta ?
Abu Naufal pernah ditanya, “Apakah seseorang bisa menghindar dari cinta ?”. Dia menjawab, “Bisa, yaitu orang yang hatinya keras dan bodoh, yang tidak memiliki keutaman dan pemahaman, Sekalipun seseorang hanya memiliki sedikit kepandaian, kehalusan penduduk Hijaz dan kepintaran penduduj Iraq, tidak mungkin bisa menghindar dari Cinta ‘.
Cinta, suatu rasa yang tak pernah mungkin didusta, ia akan selalu mengiringi perjalanan setiap manusia. Ia hadir disetiap hembusan nafas, melantunkan nada-nada indah yang senantiasa dinantikan. Bisa saja seseorang mengatakan pada seluruh dunia bahwa ia tak pernah jatuh cinta, namun hatinya tak kan pernah sepi dari rasa rindu, kecemasan ingin berjumpa, ketakutan ditinggalkan, maupun kebahagiaan yang menyeruak tatkala sinyal-sinyal cinta mulai berdenyut didalam dada. Cinta adalah gejolak yang bisa ditampilkan pada segenap dunia ataupun dikubur-dipendam dijurang sukma terdalam, namun ia akan selalu ada - tak kan pernah tiada..


Perjalanan Cinta.
Cintalah yang pertama kali menegarkan hati
Ia datang bersama takdir berjalan beriringan
Jika pemuda berenang di samudera cinta tak bertepi
Datang banyak masalah yang tak tertanggungkan
Siapa yang sanggup memikul cinta dihati
Bencana datang bersama rahasia-rahasianya.

Permulaan cinta indah menawan dihati
Akhirnya kematian laksana permainan
Ia bermula dari pandangan dan canda
Menjalar dihati laksana bara api
Seperti api yang bermula dari percikan
Jika membesar ia akan membakar semua kayu.

Begitulah syair-syair para pecinta ketika menggambarkan cintanya. Suatu kata yang begitu bebas merdeka namun kini semakin terpasung didalam keangkuhan nafsu manusia. Cinta yang mulanya begitu indah, kini hanya digambarkan dengan kisah asmara dua sejoli yang penuh hasrat menggebu menutup pintu-pintu kasih-sayang.
Dengan cinta, semestinya kedamaian yang tercipta, namun manakala syahwat yang berkuasa, hanya derita yang akan tersisa. Kebebasan dalam menikmati cinta akan terpenjara oleh komitmen penuh dusta, berjanji setia selamanya, makan nggak makan asal berdua, dunia milik kita (yang lain numpang-red), sehidup semati, kaulah segalanya, berkorban apapun aku rela. Akhirnya saat pembuktian tiba tatkala tamu bulanan tak kunjung tiba, cemas yang melanda, mual-mual dan menginginkan hal-hal yang tak biasa (ngidam-red), semua bencana berkunjung serta-merta dikarenakan nafsu yang telah membutakan cinta. Mulailah waktunya ikrar dipertanyakan, tanggung jawab dicari, meletusnya bukit-bukit kehinaan.
Cinta, bagaimanapun indahnya, tatkala ia diselimuti dengan nasfu yang merajalela, hanya akan mengantarkan derita.


Kemanakah Cinta Kau Persembahkan ?
Apakah cinta sucimu hanya akan kau persembahkan kepada dunia. Apapun bentuknya, kekasih yang begitu jelita, keluarga yang penuh kehangatan, teman tempat berbagi cerita, harta yang berlimpah, jabatan yang tertinggi, tak ada yang berhak mendapatkan cinta sebelum kau persembahkan ia pada yang haq, Sang Pencipta, penebar cinta diseluruh semesta.
Katakanlah: “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saaudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaah yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumag tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan rasul-Nya dan (dari) berjihad dijalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya”. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasiq. (Q.S. at Taubah 24).
Sadarilah bahwa cinta sejati hanyalah milik Allah semata. Disebabkan oleh cinta-Nyal kita hadir didunia, mendapatkan kesempatan istimewa untuk menjadi khalifah-Nya. Oleh karena itu, tak ada alasan bagi kita untuk menduakan cinta-Nya. Ia yang telah menjadikan kita dengan segala kesempurnaan, menjaga kelangsungan hidup kita dengan tak putusnya mencurahkan rahmat dan nikmat yang tiada terkira. Tanpa cinta-Nya tak kan ada belaian kasih seorang ibu pada anaknya, tak kan ada perjuangan seorang ayah untuk buah hatinya, tak kan ada hangatnya sinar sang surya yang meyelimuti dunia, dan tak kan pernah kita jumpai keindahan dan pesona alam semesta yang begitu sempurna. Maha besar Ia dengan segala cinta-Nya.
Marilah kembali menatap segala laku kita, apakah cinta kita telah berada pada tempat yang semestinya. Apakah dalam jiwa kita tersimpan rindu yang membara menanti perjumpaan dengan-Nya, Apakah hati kita memendam harap, gelisah, cemas, dan takut tatkala bercermin diri, melihat segala amalan yang telah dilakukan selama ini. Mengharapkan diterimanya segala ibadah, dan cemas serta takut apabila amal ini tidak diterima oleh-Nya. Apakah cinta kita pada-Nya begitu tulus, sehingga kita akan senantiasa mencintai apa yang Ia cintai dan akan membenci apa yang Ia benci. Apakah kita telah berbakti pada orangtua, karena Allah mencintai seorang anak yang berbakti pada orangtuanya. Apakah kita rela berkorban menegakkan kalimat-Nya di muka bumi, menyerukan yang ma’ruf dan mencegah segala yang munkar, karena Allah mencintai hamba-Nya yang berjuang dijalan-Nya. Bulatkan tekad, tetapkan niat, wujudkan dalam sikap, Allah cinta kami tertinggi.
Islam tidak melarang sesuatu yang berguna bagi manusia, tetapi mengaturnya. Cinta kasih dalam Islam mempunyai bagian-bagian yang berhubungan dengan Sang Pencipta, makhluk-Nya, pribadi-pribadi dan masyarakat. Apabila cinta kasih keluar dari aturan, yang didapatnya bukan cinta kasih tetapi derita. Tidakkah kita melihat bahwa Sang Pencipta memberikan sesuatu yang dapat membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi umat manusia.


‘Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang beriman sangat cinta kepada Allah”. (Q.S. Al Baqarah: 165)


Sesungguhnya tak pernah sang kekasih mencari tanpa dicari oleh kekasihnya
Apabila kilat cinta t’lah menyambar hati ini
Ketahuilah bahwa ada cinta dalam hati yang lain
Apabila cinta Allah bertambah besar di dalam hatimu
Pastilah Allah menaruh cinta atasmu


Tak ada bunyi tepuk tangan hanya dengan satu tangan
Kebijaksanaan Ilahi adalah takdir dan ketetapan yang membuat kita cinta satu dengan yang lain
Sampai akhir hingga dunia akan terpelihara oleh kesatuan kita (Potongan Puisi Jalaludin Rumi) .

MENGHINDARI PENGKHIANATAN YANG BERULANG. Farid Wadjdi (Anggota DPP Hizbut Tahrir Indonesia)

Rosullullah saw pernah menasehati sahabatnya dengan mengatakan bahwa orang yang beriman tidak akan digigit dua kali pada lubang yang sama. Peringatan dan nasehat Rosulullah saw ini, pantas kita renungi pada saat ini dalam situasi politik dukung mendukung capres yang semakin panas. Terbentuknya koalisi kebangsaan, yang sering diklaim sebagai bersatunya unsur Islam, nasionalisme maupun nashrani , pantas kita cermati. Demikian juga seakan berulang kita saksikan, ulama atau tokoh Islam , yang datang ke pusat-pusat kekuasaan, kemudian mengeluarkan pernyataan mendukung calon A atau B. Dengan mudah pula kita saksikan, bagaimana elit-elit kelompok atau partai Islam sering kali berubah pendapat dalam masalah hukum syara’ yang jelas-jelas qot’I(tegas). Tadinya halal kemudian haram, sebaliknya tadinya haram , sekarang menjadi halal.

Memang , dengan mayoritas penduduknya beragama Islam, suara rakyat muslim tentu tidak bisa diabaikan begitu saja. Dukungan dan penolakan rakyat muslim yang mayoritas ini, jelas akan berpengaruh terhadap perubahan seperti apa yang diinginkan . Dan cara yang paling sederhana untuk meraih dukungan kaum muslim , ya lewat ulama-ulama mereka. Inilah yang sangat disadari oleh kekuatan-kekuatan politik yang berebut kekuasaan. Tidak mengherankan dalam sejarah pergulatan politik di Indonesia rakyat muslim dan para ulama mereka , sering dijadikan sebagai pendukung atau pemicu perubahan. Tidak ada yang membantah, ulama-ulama Islam dan kaum musliminlah yang berada digaris depan pengusiran penjajah kafir portugis, Belanda, Inggris, dan Jepang. Darah para syuhada ini telah membasahi bumi persada atas dasar kewajiban jihad mengusir penjajah kafir. Bisa kita saksikan  pengorbanan rakyat Aceh yang dikenal sebagai muslim yang taat , saat menyumbangkan harta dan jiwa mereka saat melawan penjajah. Sejarah kepahlawan kita pun penuh dengan kisah-kisah yang penuh gagah berani dari para pemuka dan ulama Islam seperti Tuanku Imam Bonjol di Sumatera Barat, Teuku Umar di Aceh, Pangeran Diponogoro di Mataram, Pangeran Hasanuddin di Sulawaesi. Termasuk politisi Islam terkemuka seperti Haji Agus Salim, Muhammad Natsir, Hamka, telah nyata sumbangsihnya bagi kemerdekaan Indonesia. Sejarah juga telah mencatat bagaimana umat Islam berada di garis yang paling depan saat melakukan perlawanan terhadap gerakan komunisme. Tokoh Islam, organisasi Islam, ulama-ulama dan ustadz-ustadz adalah korban yang paling banyak dari kebuasan gerakan komunisme. Umat Islam pula lah yang tidak kenal lelah, berjuang . Semua berjuang sebagai bentuk perlawanan terhadap atheisme yang kufur dan keinginan untuk menjaga aqidah umat dari penyesatan ide-ide komunisme. Demikian pula halnya  dalam gerakan reformasi ,tokoh-tokoh umat Islam tidak bisa diabaikan begitu saja.

Namun, apa yang menimpa umat Islam, saat kemenangan telah diraih. Umat Islam pula yang menjadi korban utama dari para politisi yang berebut kekuasaan tersebut. Para politisi nasionalis-sekuler , secara licik telah memanfaatkan umat ini untuk kepentingan politik sekulerisme mereka. Dan ironisnya sedikit umat Islam sadar , bahwa politisi sekuler berpolitik dengan arahan kepentingan asing,yakni negara-negara imperiliasme.

Atas nama nasionalisme, Sukarno-Hatta meminggirkan kekuatan Islam yang mengancam kepentingan mereka. Banyak tokoh-tokoh Islam yang dipenjara dan disempitkan kehidupannya. Masyumi yang dikenal sebagai organisasi Islam yang kuat saat itu  , kemudian dibubarkan oleh Sukarno, karena dianggap mengancam kepentingannya. Hal yang sama terjadi pada masa orde Baru, kekuatan-kekuatan politik Islam yang tidak mau tunduk kepada Suharto, disingkirkan atas nama stabilisasi. Menjaga ideologi Pancasila, menjadi alasan untuk menangkap, memenjarakan, menyiksa, sampai membunuh politisi Islam yang menolak kemungkaran yang dilakukan oleh rezim orde baru. Tidak jauh beda setelah reformasi. Perang melawan terorismepun yang dikomandoi oleh Amerika Serikat menjadi alasan untuk menyudutkan kaum muslim. Semua pihak berlomba-lomba untuk menunjukkan kesungguhannya memerangi terorisme,  yang sering kali didorong oleh  keinginan untuk  mengambil hati negara Imperialis yang menjadi sponsor.

Inilah yang harus direnungi bersama oleh kaum muslim, politisi Islam, parpol Islam, secara keseluruhan. Tindakan saling dukung mendukung capres pada saat ini, seharusnya tidak lagi mengulangi kesalahan yang berulang-ulang . Umat Islam seringkali  menjadi pendorong mobil mogok. Setelah kekuasaan diraih oleh para politisi sekuler, umat Islampun ditinggalkan, bahkan dipinggirkan. Untuk itu penting bagi kita merenungi kenapa sering kali posisi umat Islam, gerakan Islam, parpol Islam , dipinggirkan. Paling tidak ada beberapa point penting yang menjadi penyebabnya:

Pertama, sistem politik tempat umat Islam bermain adalah sistem sekuler. Sistem politik sekuler pastilah akan menguntungkan kepentingan kelompok sekuler. Karena itu jangan kita berharap banyak mendapat keuntungan dan kemenangan , selama permainan didasarkan atas sistem sekulerisme. Saat kita menyerukan syariah Islam, untuk diterapkan oleh negara, dengan gampang pihak sekuler menolak. Kalimat yang sering muncul : kita bukan negara agama, bung; kita ini bangsa yang plural bung. Sangat menyakitkan , bagaimana hanya kata-kata iman dan takwa dalam RUU Sisdiknas kemarin dipersoalkan oleh kelompok sekuler, dengan alasan agama jangan dibawa-bawa ke ruang publik. Apalagi kalau kita menyerukan pendidikan yang didasarkan ideologi Islam. Mengambalikan piagam Jakarta saja mendapat penolakan yang luar biasa. Padahal disitu hanya sebatas berisi menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya, bukan menjalankan syariat Islam secara kaffah ( yang mengatur islam maupun non Islam). Jadi keberadaan sistem sekuler inilah yang justru menjadi penyebab kenapa umat Islam hanya menjadi pendorong. Tidak berperan banyak. Sebab , sistem sekuler akan menguntungkan orang-orang sekuler saja.

Kedua, gerakan Islam, politisi Islam, tokoh Islam yang berpikir pendek (pragmatis). Salah satu problem besar umat Islam  saat ini adalah sering melupakan pentingnya strategi jangka panjang, tujuan jangka panjang. Hal ini yang membuat umat Islam sering terjebak pada sikap pragmatisme, sebatas meraih kepentingan jangka pendek yang sangat minimalis. Hanya untuk meraih kekuasaan : posisi anggota parlemen, menteri, gubernur, Bupati, tidak sedikit membuat kita terjebak pada politik dukung mendukung. Atau sebatas meraih keuntungan materi, meskipun alasannya untuk membangun sekolah, pesantren dan sebagainya, tidak sedikit kita tanpa pikir panjang mendukung kekuatan politik yang ada. Tentunya, sangat menyedihkan, kalau memang ada ulama yang sengaja menjual ayat dan umatnya untuk kepentingan materi. Sesuatu yang tidak kita harapkan terjadi.

Saatnyalah kita bersikap tegas dalam garis perjuangan kita. Bahwa perjuangan haruslah kita arahkah pada perubahan yang mendasar. Yakni merubah sistem sekuler yang merugikan ini menjadi sistem Islam. Untuk itu bagaimana melanjutkan kehidupan Islam dengan penerapan hukum syara’ lewat Daulah Khilafah Islam , sekali lagi, penting menjadi acuan bersama dalam perjuangan ini.

Perjuangan juga harus tetap menjadikan syariah Islam sebagai dasar patokan kita berbuat ditengah hiruk pikuk situasi politik saat ini . Alasan kemashlahatan , yang sering dicari-cari sebagai pembenaran langkah keliru kita harus ditinggakan. Kemashlahatan bukanlah didasarkan kepada kepentingan politik jangka pendek. Dengan menegakkan syariah Islam-lah kemashlahatan akan kita raih. Untuk itu perjuangan Rosulullah yang selalu bermuara pada pembentukan  kesadaran umat akan Islam dan meraih dukungan umat akan Islam haruslah menjadi patokan. Sikap istiqomah (konsisten), tidak bisa dibeli oleh harta bahkan nyawa sekalipun harus menjadi sikap kita bersama. Kata-kata Rosul saat menolak  kekuasaan,harta, dan wanita, yang kalau dia menerima itu akan membuat dia menyimpang dari Islam pantas kita renungkan : “Demi Allah, seandainya mereka sanggup meletakkan matahari di sebelah kananku dan bulan di sebelah kiriku agar aku mau meninggalkan urusan (dakwah) ini, aku tidak akan meninggalkannya, sampai Allah memenangkah dakwah ini dan aku hancur karenanya “.(Siroh Ibn Hisyam)  Dengan cara inilah kita bisa menghindari pengkhianatan yang berulang. 


d'SwEEt piNk